fbpx
Connect with us

Mitos Seputar Jerawat yang Tidak Perlu Kamu Percaya

Health & Lifestyle

Mitos Seputar Jerawat yang Tidak Perlu Kamu Percaya

Mitos Seputar Jerawat

Banyak sekali mitos seputar jerawat di luar sana yang masih dipercaya banyak orang. Pada nyatanya, banyak yang keliru dan tidak bisa dpastikan kebenaran. Mengikuti mitos yang belum terbukti kebenarannya bisa membuat kondisi kulit berjerawat semakin parah. Umumnya, jerawat disebabkan oleh tersumbatnya folikel rambut akibat minyak maupun kulit mati atau kotoran. Selain mengetahui pentingnya merawat wajah dengan baik, kamu juga harus tau mitos seputar jerawat yang masih sering diikuti oleh banyak orang.

Pasta Gigi Bisa Menghilangkan Jerawat

Masih banyak orang yang beranggapan bahwa pasta gigi bisa mengobati jerawat. Paddahal, fluoride yang terkandung dalam pasta gigi justru bisa memperparah kondisi jerawat. Mengoleskan pasta gigi pada jerawat, justru bisa membuat wajah kamu iritasi. Bahkan bukan hanya iritasi, kulit yang diolesi pasta gigi juga bisa memerah hingga menimbulkan sensasi terbakar pada kulit.

Jerawat Hanya Terjadi Pada Remaja

Jerawat hanya terjadi pada remaja sayangnya hanya sebuah mitos. Karena jerawat masih bisa tumbuh pada usia berapapun. Memang jerawat merupakan masalah yang sering dihadapi para remaja, karena pada tahap perkembangan remaja terjadi perubahan hormon. Memasuki pubertas, produksi hormon di dalam tubuh mengalami naik turun. Hormon yang tidak stabil inilah kemudian merangsang kelenjar sebaceous atau kelenjar minyak pada pori-pori di kulit secara berlebih. Walau begitu, bukan berarti jerawat tidak tumbul lagi. Ada faktor lain selain perubahan hormon, seperti lingkungan dan gaya hidup yang bisa menimbulkan jerawat.

Jerawat Hanya Muncul pada Kulit Wajah Berminyak

Salah satu penyebab jerawat adalah terjadinya sumbatan pada pori-pori oleh kelenjar minyak. Namun, bukan berarti jerawat hanya muncul pada jenis kulit berminyak saja. Orang yang memiliki kulit kering juga bisa mengalami jerawat. Hal ini, dikarenakan kulitkering biasanya kehilangan kemampuan untuk meregenerasi sel kulit karena lapisan minyak tidak bekerja dengan optimal. Akibatnya penumpukan kulit mati ini bisa menyumbat pori-pori dan memicu timbulnya jerawat.

Obat Jerawat Menyebabkan Ketergantungan

Banyak orang yang tidak ingin pergi ke dokter atau klinik kecantikan karena takut ketergantungan obat pada jerawat. Padahal, pada nyatanya hal ini tidak benar kejelasannya. Kamu harus tahu ahwa obat jerawat tidak memicu ketergantungan, tetapi bisa mencegah timbulnya jerawat. Ketika sudah tidak dirawat dengan obat, maka wajar saja apabila jerawat muncul kembali. Selain menggunakan obat, penting juga untuk kamu menjaga pola hidup serta merawat kulit dengan baik menggunakan skincare.

Comments

comments

Artikel lain di Health & Lifestyle

To Top